Simalungun, Mediaberitarakyat.id-
Pemerintah Nagori Dolog Parmonangan, Kecamatan Bandar Huluan, bergerak cepat merespons status kerawanan narkoba di wilayahnya dengan menggelar Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Relawan Anti Narkoba. Mengusung tema “Nagori Bersih Narkoba (Bersinar)”, kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Harungguan Nagori Dolog Parmonangan pada Selasa (7/7) pukul 10.00 WIB.
Langkah ini diambil setelah Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Simalungun menetapkan Nagori Dolog Parmonangan dan Nagori Naga Soppa ke dalam status "Waspada" peredaran narkotika di wilayah Kecamatan Bandar Huluan.
Pangulu Nagori Dolog Parmonangan, Sugimen, mengungkapkan bahwa penyalahgunaan narkoba di lingkungannya telah mencapai tahap yang meresahkan dan memicu peningkatan angka kriminalitas, salah satunya aksi pencurian.
"Kami berharap melalui pengukuhan dan peningkatan kapasitas relawan ini, Nagori Dolog Parmonangan dapat kembali bersih dan aman dari ancaman narkoba," ujar Sugimen dalam sambutan pembukanya.
Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen penting, di antaranya perwakilan BNN Kabupaten Simalungun Romince V. Sitorus, perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Nagori (DPMPN) Simalungun Karonia Bangun, Kanit Reskrim Polsek Bandar Huluan, Sekretaris Camat Bandar Huluan Rosmita Purba, unsur Babinsa, Maujana, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta masyarakat.
Pihak DPMPN Kabupaten Simalungun mengapresiasi respons cepat Pangulu Sugimen dalam memfasilitasi pembentukan relawan ini sesuai instruksi BNN. DPMPN juga mengingatkan bahaya fatal narkoba yang hanya berujung pada tiga pilihan, gangguan jiwa, penjara, atau kematian.
Dalam sesi edukasi, perwakilan BNN Kabupaten Simalungun memaparkan empat strategi utama penanganan narkoba, mulai dari tingkat siaga hingga waspada. Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Bandar Huluan menekankan pentingnya peran aktif masyarakat. Pihak kepolisian meminta warga untuk tidak sepenuhnya bergantung pada aparat, melainkan mampu menjadi "polisi" bagi diri sendiri dan keluarga melalui deteksi dini.
Kegiatan ini juga menjadi wadah dialog interaktif yang dinamis. Salah satu perwakilan warga, Irwan Sitorus, menyampaikan aspirasi langsung kepada pihak Polsek Bandar Huluan agar melakukan tindakan hukum yang lebih tegas dan nyata di lapangan demi memberantas peredaran barang haram tersebut secara tuntas.
Melalui program Nagori Bersinar ini, sinergi antara pemerintah desa, aparat penegak hukum, BNN, dan seluruh lapisan masyarakat diharapkan dapat memutus mata rantai peredaran narkoba secara berkelanjutan di Kecamatan Bandar Huluan. (Mariono)
